Perjanjian Kredit Memuat Rasio Keuangan, Pengujiannya Memakai Laporan Audited
Rasio yang disyaratkan bank dihitung dari angka final. Perusahaan yang baru membacanya saat laporan audit selesai kehilangan ruang untuk bertindak.
Ringkasan Cepat
- Definisi tiap komponen rasio ditetapkan dalam perjanjian, dan sering berbeda dari definisi akuntansi yang lazim.
- Pelanggaran klausul dapat mengubah klasifikasi utang jangka panjang menjadi jangka pendek pada laporan tahun tersebut.
Perjanjian kredit umumnya memuat klausul yang menuntut perusahaan mempertahankan rasio keuangan tertentu selama masa pinjaman. Klausul itu mengikat sejak perjanjian ditandatangani, dan pengujiannya memakai angka laporan keuangan yang telah diaudit.
Angka pada tanggal neraca sudah terbentuk dari transaksi sepanjang dua belas bulan dan tidak dapat diubah setelahnya. Apa yang perlu dibaca lebih dahulu, dan kapan proyeksinya dihitung?
Rumusnya ada di perjanjian, tidak di standar
Rasio yang disebut dalam perjanjian kredit jarang memakai definisi akuntansi yang lazim tanpa perubahan. Perjanjian biasanya menetapkan sendiri apa yang termasuk utang berbunga, apakah utang kepada pemegang saham dihitung, dan bagaimana laba sebelum bunga, pajak, dan penyusutan dirumuskan.
Perbedaan definisi itu menghasilkan angka yang berbeda dari rasio yang dihitung bagian akuntansi dengan cara biasa. Perusahaan yang memantau dengan rumus sendiri dapat merasa aman sepanjang tahun, lalu mendapati hasil pengujian resmi berbeda.
Langkah pertama karena itu bersifat membaca, bukan menghitung. Tiap komponen rasio ditelusuri ke pasal yang mendefinisikannya, lalu dituliskan sebagai rumus yang dipakai seterusnya.
Perhitungan bulanan dengan rumus perjanjian memberi peringatan lebih awal. Ia tidak menuntut laporan bulanan yang diaudit, cukup angka manajemen, karena tujuannya memperkirakan arah dan bukan menghasilkan angka final. Ketika proyeksi menunjukkan rasio akan meleset, pilihan masih terbuka: penundaan pembelian aset, percepatan penagihan, atau penambahan setoran pemegang saham. Semuanya membutuhkan waktu, dan waktu itulah yang hilang bila peringatannya datang di bulan terakhir.
Pengujian memakai angka audited, sehingga penyesuaian yang muncul dalam proses audit ikut menentukan. Penambahan penyisihan piutang, koreksi penilaian persediaan, atau pengakuan kewajiban imbalan kerja dapat menggeser rasio melewati batas. Perusahaan yang rasionya berada dekat batas perlu mengetahui hal ini sejak awal perikatan.
Akibatnya pada penyajian, dan waktu pengesampingan
Pelanggaran klausul yang memberi bank hak meminta pelunasan dipercepat berpengaruh pada klasifikasi utang. Bila hak itu ada pada tanggal neraca dan belum dilepaskan, utang jangka panjang disajikan sebagai jangka pendek.
Reklasifikasi tersebut menurunkan rasio lancar, dan pada sebagian perjanjian rasio lancar juga termasuk yang disyaratkan. Satu pelanggaran karena itu dapat memicu pelanggaran berikutnya pada laporan yang sama.
Bank dapat memberikan pengesampingan atas pelanggaran klausul. Yang menentukan penyajian adalah kapan pengesampingan itu diperoleh dan untuk jangka waktu berapa lama: yang diperoleh setelah tanggal neraca diperlakukan berbeda dari yang diperoleh sebelumnya. Karena itu permintaannya diajukan lebih awal, dengan perhitungan yang mendasarinya, dan tidak menunggu laporan audit selesai.
Selain rasio, perjanjian kredit umumnya memuat kewajiban menyampaikan laporan keuangan audited dalam jangka waktu tertentu setelah tutup buku. Keterlambatan penyampaian adalah pelanggaran tersendiri, terlepas dari terpenuhinya rasio. Perusahaan yang auditnya selesai tepat waktu namun laporannya tertahan di meja seseorang tetap menanggung akibat yang sama.
Sebagian perjanjian juga menuntut pemberitahuan atas peristiwa tertentu: perubahan pemegang saham pengendali, penjaminan aset kepada pihak lain, atau pinjaman baru dari kreditur lain. Kewajiban semacam ini mudah terlewat karena tidak berulang setiap tahun.
Perjanjian yang berjalan bertahun-tahun jarang dibaca ulang setelah penandatanganan, sedangkan orang yang memahaminya sering sudah berpindah tugas. Penelaahan sekali setahun menjelang tutup buku mengembalikan gambaran itu, dan yang dicatat cukup tiga hal: rasio yang disyaratkan beserta rumusnya, tenggat penyampaian laporan, dan peristiwa yang wajib diberitahukan.
Ringkasnya, klausul rasio diuji dari angka final, sehingga yang menentukan hasilnya adalah perhitungan yang dijalankan jauh sebelum angka itu final.
Cara analis kredit membaca laporannya dibahas di laporan audited dibaca berbeda oleh panitia tender dan bank.
Pertanyaan yang sering diajukan
Rasio dihitung dari angka sebelum atau sesudah audit?
Dari angka laporan keuangan yang telah diaudit, kecuali perjanjian menentukan lain. Karena itu penyesuaian audit yang muncul menjelang penerbitan laporan dapat mengubah hasil pengujian, meski nilainya tidak besar.
Apa akibatnya bila rasio tidak terpenuhi?
Bergantung pada rumusan perjanjian. Akibat yang lazim adalah hak bank meminta pelunasan dipercepat. Pada laporan keuangan, adanya hak tersebut pada tanggal neraca dapat menyebabkan utang jangka panjang disajikan sebagai jangka pendek, dan penyajian itu mengubah rasio lancar.
Bank kami belum pernah meminta perhitungan rasio. Apakah klausulnya tetap berlaku?
Tetap berlaku. Klausul mengikat sejak perjanjian ditandatangani, dan tidak bergantung pada apakah bank menagih perhitungannya tiap tahun. Perusahaan yang tidak pernah diminta sering baru mengetahui posisinya ketika mengajukan fasilitas baru dan bank menelaah kepatuhan perjanjian sebelumnya.