ISSA 5000 Berlaku 2026, Data Laporan Keberlanjutan Disiapkan Januari
Untuk perusahaan yang tahun bukunya mengikuti tahun kalender, periode pertama yang terkena adalah 2027. Pengumpulan datanya dimulai Januari nanti.
Ringkasan Cepat
- ISSA 5000 berlaku untuk periode yang dimulai pada atau setelah 15 Desember 2026. Penerapan lebih awal diperbolehkan.
- Kendala terbesar biasanya bukan standarnya, melainkan data keberlanjutan yang tersimpan di luar sistem akuntansi tanpa dokumen pendukung.
Kalau perusahaan Anda menerbitkan laporan keberlanjutan, ada dua tanggal yang perlu masuk kalender, dan jaraknya kurang dari tiga minggu.
| Standar | Mengatur | Berlaku |
|---|---|---|
| ISSA 5000 (IAASB) | Cara memeriksa laporan keberlanjutan | Periode yang dimulai pada/setelah 15 Desember 2026 |
| PSPK 1 & PSPK 2 (DSPK IAI) | Isi dan cara menyusun laporannya | 1 Januari 2027 |
Untuk perusahaan yang tutup bukunya Desember, keduanya jatuh pada tahun buku yang sama: 2027.
Cakupan ISSA 5000
Nama lengkapnya General Requirements for Sustainability Assurance Engagements. Penerbitnya IAASB, badan yang juga menerbitkan ISA yang menjadi dasar Standar Audit di Indonesia; disetujui September 2024, terbit November 2024.
Standar ini tidak mengatur isi laporan keberlanjutan. Ia mengatur pekerjaan pemeriksanya: bagaimana risiko dinilai, bukti apa yang cukup, bagaimana pekerjaannya didokumentasikan, dan bagaimana laporan asuransnya ditulis. Kalau PSPK dipakai bagian keuangan dan keberlanjutan perusahaan Anda, ISSA 5000 dipakai kantor akuntan yang memeriksanya.
Cakupannya luas: asurans terbatas maupun asurans memadai, laporan berkerangka apa pun dari IFRS S1 dan S2, GRI, ESRS, sampai kerangka lokal, dan dikerjakan praktisi akuntan maupun non-akuntan.
Empat hal yang berulang jadi ganjalan
Data keuangan punya keunggulan yang jarang disadari: ia sudah puluhan tahun hidup di dalam sistem, dengan jurnal, dokumen sumber, dan orang yang menelaah sebelum diposting. Data keberlanjutan biasanya tidak begitu.
Angkanya tersebar di berkas pribadi. Konsumsi listrik dicatat bagian umum, data kecelakaan kerja di HSE, data pemasok di pengadaan. Tidak satu pun melewati sistem terkunci, dan versinya berbeda-beda tergantung siapa yang ditanya.
Metodologinya tidak tertulis. Faktor emisi yang dipakai tahun lalu tidak dicatat di mana pun. Ketika tahun ini dipakai faktor berbeda dan angkanya turun, tidak ada yang bisa menjelaskan apakah itu perbaikan nyata atau sekadar ganti angka konversi. Penurunan yang tidak bisa dijelaskan akan jadi temuan.
Batas organisasinya bergeser. Anak usaha yang tahun lalu ikut dihitung, tahun ini tidak, karena orang yang menyusun sudah pindah. Angka dua tahun jadi tidak bisa dibandingkan, padahal perbandingan itu yang dicari pembaca laporan.
Sebagian data milik orang lain. Emisi rantai pasok bergantung pada angka dari pemasok. Kalau pemasok tidak bisa mendukung angkanya dengan dokumen, pemeriksa tidak bisa memberikan asurans atas bagian itu, sebagus apa pun laporan Anda sendiri.
Urutan persiapannya berpengaruh, karena membangun kontrol sebelum tahu dari mana angkanya datang berakhir dengan kontrol yang menjaga hal yang salah.
- Petakan asal setiap angka. Untuk tiap indikator: datangnya dari mana, siapa yang memegang, dihitung dengan rumus apa, dokumen pendukungnya apa. Beberapa minggu, dan hasilnya langsung menunjukkan indikator mana yang belum siap diperiksa.
- Tuliskan metodologinya. Faktor emisi berikut sumbernya, batas organisasi, dasar estimasi, dan cara memperlakukan data yang tidak lengkap. Dokumen ini yang pertama kali diminta pemeriksa.
- Pasang kontrol seperti pada data keuangan. Yang menyusun bukan yang menyetujui, ada telaah berjenjang, perubahan meninggalkan jejak. Tidak perlu sistem mahal; yang dibutuhkan jejak yang bisa diperiksa.
- Uji coba lebih dulu dengan penilaian kesiapan berlingkup terbatas, sebelum bukti yang hilang sudah tidak bisa dikumpulkan lagi.
Bagi perusahaan Anda, penentunya tanggal periode pelaporan dimulai. Sebagian bukti keberlanjutan hanya ada saat kejadiannya berlangsung, seperti angka meteran bulanan, surat jalan, dan surat keterangan pemasok, dan tidak bisa dibuat ulang setahun kemudian.
Perusahaan yang baru menyiapkan data setelah tahun bukunya tutup umumnya menghadapi pembatasan lingkup pada penugasan asurans pertamanya, untuk indikator yang buktinya sudah tidak ada. Bukan karena angkanya salah, tetapi karena tidak ada lagi cara membuktikan bahwa ia benar.
Tanggal berlaku standar ini dan standar lainnya dapat dicek di pelacak standar, lengkap dengan tautan sumber resminya.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah ISSA 5000 sudah mengikat di Indonesia?
ISSA 5000 adalah standar IAASB yang berlaku global. Adopsinya menjadi standar profesi di Indonesia mengikuti keputusan IAPI, dan status terkininya ditanyakan langsung ke IAPI. Di luar itu, perusahaan yang laporannya diperiksa firma internasional, atau yang induknya berada di negara yang sudah mengadopsi, akan menghadapinya lebih dulu.
Apa beda asurans terbatas dan asurans memadai?
Sama seperti pada laporan keuangan. Asurans memadai memerlukan prosedur yang lebih luas dan menghasilkan pernyataan positif. Asurans terbatas menghasilkan kesimpulan negatif, yaitu bahwa pemeriksa tidak menemukan hal yang membuatnya meyakini laporan perlu diubah. Di banyak negara, penugasan tahun-tahun pertama umumnya berbentuk asurans terbatas.