Perbedaan Audit PT PMA dan Perusahaan Lokal
Audit PT PMA melayani dua pembaca, pemegang saham dan regulator di Indonesia serta induk dan auditornya di luar negeri. Perbedaan terbesar ada pada tenggat, mata uang, dan transaksi dengan induk.

Ringkasan Cepat
- Instruksi tertulis dari auditor induk menentukan tenggat dan batas materialitas, jadi perlu dibaca sebelum perikatan lokal disepakati.
- Pinjaman, royalti, dan imbalan jasa manajemen dari induk diuji sebagai transaksi pihak berelasi, dengan perjanjian dan dokumentasi harga transfer sebagai bahan utama.
- Angka realisasi investasi yang dilaporkan lewat LKPM ditelusuri balik ke buku besar, dan cakupannya lebih luas sehingga keduanya tidak selalu identik.
Kewajiban audit pada PT PMA datang dari kriteria yang sama dengan perusahaan lokal, misalnya ukuran aset dan peredaran usaha, atau dari permintaan pihak lain; status PMA sendiri tidak memicunya. Pihak lain itu biasanya induk di luar negeri. Kerja lapangannya sering satu rangkaian, tetapi hasilnya ada dua macam.
Laporan untuk Indonesia dan paket untuk induk
Hasil pertama adalah laporan keuangan beserta laporan auditor independen untuk RUPS, bank, dan pemeriksaan pajak. Hasil kedua adalah paket pelaporan untuk induk, disusun menurut kebijakan akuntansi grup dan diperiksa auditor induk atau auditor yang ditunjuknya. Standar yang mengaturnya SA 600 tentang audit atas laporan keuangan grup, termasuk pekerjaan auditor komponen.
Dalam praktik, PT PMA diperlakukan sebagai komponen grup. Auditor induk mengirim instruksi tertulis berisi tanggal paket pelaporan harus diterima, formulir yang diisi, dan batas materialitas komponen. Batas itu ditetapkan auditor grup, dan nilainya tidak selalu sama dengan yang dipilih auditor lokal untuk laporan Indonesia. Salah saji yang lolos di laporan lokal bisa tetap harus dikoreksi di paket induk.
Soal kalender, induk yang menutup buku 31 Desember kerap menetapkan paket pelaporan masuk pertengahan Februari. Pada tanggal itu, laporan untuk kebutuhan Indonesia belum tentu selesai disusun, sehingga kerja lapangan dimajukan. Jadwal semacam ini perlu disepakati sebelum penunjukan.
Kebijakan akuntansi juga bisa berbeda, karena paket induk mengikuti standar grup seperti IFRS sedangkan laporan lokal mengikuti SAK Indonesia. Selisih di antara keduanya dicatat dalam rekonsiliasi, dan rekonsiliasi itu ikut diuji.
Transaksi dengan induk, mata uang, dan realisasi investasi
Transaksi dengan induk hampir tidak pernah absen: pembelian bahan baku, imbalan jasa manajemen, royalti, atau pinjaman pemegang saham. Auditor menguji semuanya menurut SA 550 tentang pihak berelasi, dengan bahan berupa perjanjian, faktur dari induk, bukti pembayaran, dan dokumentasi harga transfer. Perjanjian jasa manajemen yang tanggalnya jatuh setelah jasanya mulai dijalankan akan ditanyakan.
Pembayaran bunga, royalti, dan imbalan jasa ke induk di luar negeri juga menyentuh pajak. Pembayaran semacam itu merupakan objek pemotongan pajak penghasilan bagi penerima di luar negeri, dan tarifnya dapat diturunkan perjanjian penghindaran pajak berganda bila syarat administratifnya terpenuhi, termasuk surat keterangan domisili dari induk. Auditor melihat apakah bukti potong dan surat keterangan itu ada, sebab beban yang kewajiban pajaknya belum tertangani dapat menjadi pos yang dipertanyakan.
Pembukuan dalam dolar AS membawa pekerjaannya sendiri. Auditor menguji penjabaran ke rupiah untuk laporan lokal, termasuk kurs yang dipakai dan perlakuan selisih kursnya. Menyelenggarakan pembukuan dalam mata uang selain rupiah menuntut izin lebih dulu dari otoritas pajak. Tanpa izin tersebut, dasar pelaporan pajaknya tetap harus tersedia dalam rupiah. Surat izinnya sebaiknya sudah diperiksa sebelum kerja lapangan dimulai.
Angka realisasi investasi yang dilaporkan lewat LKPM ditelusuri balik ke buku besar, terutama ke penambahan aset tetap, meski cakupan realisasi lebih luas sehingga keduanya tidak selalu identik. Yang dipersoalkan auditor adalah selisih yang tidak dapat dijelaskan. Selisih semacam itu, bila sudah berjalan beberapa tahun, akan ditanyakan lagi oleh calon pembeli yang melakukan uji tuntas.
Pertanyaan untuk kantor akuntan publik
Mintalah instruksi tertulis auditor induk lebih dulu, lalu serahkan kepada kantor yang sedang Anda pertimbangkan. Dari dokumen itu terlihat tenggat, formulir yang harus diisi, dan apakah induk meminta akses ke kertas kerja.
Tanyakan juga soal independensi, sebab auditor komponen harus memenuhi persyaratan etika yang berlaku untuk audit grup. Bila auditor induk berasal dari jaringan internasional, tanyakan apakah persyaratan independensi jaringan itu berlaku bagi kantor akuntan publik lokal, dan apakah sudah diperiksa.
Status audit tahun pertama perlu dipastikan sejak awal. Bila induk baru mengganti auditor lokal, pengujian saldo awal menurut SA 510 tentang perikatan audit tahun pertama, saldo awal, ikut masuk lingkup. Pekerjaannya bertambah, dan kesiapan dokumen tahun-tahun sebelumnya ikut menentukan waktu yang dibutuhkan.
Bahasa laporan ditentukan di awal. Penerjemahan menambah waktu, dan tenggat induk tidak ikut bergeser karenanya.
Nomor izin yang tertulis di penawaran dapat dicocokkan ke register PPPK Kementerian Keuangan, dan keanggotaan profesi penandatangannya ke direktori IAPI.
Kewajiban pelaporan perusahaan PMA mencakup LKPM dan kewajiban lain yang menempel pada status itu.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah laporan audit PT PMA bisa dibuat dalam bahasa Inggris?
Lazimnya dibuat dua bahasa, dengan versi Indonesia yang dipegang bila redaksinya berbeda, sebab versi itulah yang dipakai untuk RUPS dan lampiran SPT. Yang perlu disepakati tertulis sejak awal adalah siapa yang menanggung waktu penerjemahan sebelum tenggat induk.
Pembukuan kami dalam dolar AS, apakah laporan auditnya juga dalam dolar?
Bisa, bila izin menyelenggarakan pembukuan dalam mata uang selain rupiah sudah diperoleh dari otoritas pajak; tanpa izin itu dasar pelaporan pajaknya tetap harus tersedia dalam rupiah. Untuk laporan yang disajikan dalam rupiah, auditor menguji penjabarannya beserta kurs dan selisih kursnya.


